Tune Up Mobil di Bengkel Terdekat, Bagaimana Caranya

Bagi kita yang telah memiliki mobil tentunya tahu, bahwa biaya perawatan membutuhkan budget tersendiri yang terkadang tidak murah. Tidak hanya untuk mengisi bensin, perawatan dan cuci mobil, ataupun lanjut pembayaran pajak kendaraan. Service mobil yang tidak kalah penting dalam perawatan mesin mobil adalah tune up mobil di bengkel mobil terdekat.  

Tune up mobil di bengkel terdekat merupakan salah satu service yang penting untuk perawatan mobil. Tune Up Mobil sebenarnya dapat dikategorikan service ringan, namun cukup banyak sekali komponen dan parts yang dibersihkan yaitu: mesin mobil dan rem mobil. Yang pasti, manfaatnya adalah dengan melakukan pengaturan ulang dan pembersihan, performa mesin mobil akan kembali seperti pertama kali kita membeli mobil tersebut.

Service tune up mobil ini tidak bisa dikerjakan sendiri, dan harus melibatkan mekanik professional atau servis di bengkel terdekat anda. Jadwal tune up mobil yang direkomendasikan adalah setiap 6 bulan sekali hingga setahun sekali. Agar pembakaran mobil Anda tetap efisien dan memberikan performa yang maksimal, Anda dapat melakukan Tune-Up setiap 6 bulan sekali untuk menjaga mesin mobil tetap awet. Pada umumnya kegiatan tune up membutuhkan waktu sekitar 2 jam, karena banyaknya komponen yang perlu diperiksa dan dibersihkan.
 

Tata Cara Tune Up Mobil

Tune Up Mobil adalah pengecekkan dan pembersihan pada bagian mesin mobil mulai dari saringan udara, busi, hingga komponen penting lainnya. Tune up mobil biasanya membutuhkan biaya yang beragam mulai dari Rp200.000 hingga Rp500.000 tergantung paket-paket servis yang sediakan oleh masing-masing bengkel.

Tanpa menunggu lebih Panjang lagi, Otolovers dapat mempelajari apa itu tune up mobil dan manfaatnya dengan menyimak artikel blog berikut ini: 

Apa itu Tune Up Mobil

Tune up mobil merupakan kegiatan service mobil yang di lakukan oleh mekanik berpengalaman dalam urusan mesin mobil. Pada dasaranya mencakup: carbon cleaning, pengecekkan filter udara, pelumanan engsel-engsel mobil, pembersihan throttle mesin, pembersihan busi dan ruang bakar, dan melakukan OBD scan pada kendaraan. Tune up adalah kegiatan standarisasi dan pengaturan komponen pada mobil sehingga performa sistem mobil akan kembali seperti baru. Pastinya, setelah tune up pembakaran mobil akan menjadi lebih hemat, dan lancar.

Komponen dan Parts yang dicek saat melakukan Tune Up

  1. Karburator dan Throttle Body Mesin

    Untuk mobil dengan sistem non-injeksi, mekanik di bengkel biasanya akan membersihkan terlebih dahulu karburator mesin mobil. Pengecekkan, pembersihan kerak-kerak di karburator, dan penyetelan ulang RPM pada karburator sudah menjadi satu paket dari service tune up mobil di bengkel terdekat.

    Bila mobil menggunakan sistem injeksi,k maka mekanik di bengkel akan melakukan pengecekkan dan pembersihan di bagian engine throttle atau katup gas. Di bagian ini biasanya terdapat banyak kerak-kerak karbon berwarna hitam di dinding engine throttle. Untuk pembersihannya, mekanik menggunakan cairan aditif yaitu carbon cleaner. Mekanik juga melakukan pengecekkan pada bagian ISC (Idle Speed Control) Valve yang merupakan katup otomatis untuk mengatur idle RPM pada mesin injeksi.

  2. Filter Udara

    Ketika melakukan tune up mobil, yang di cek oleh mekanik adalah mengecek pada bagian filter udara. Alasannya, pengecekan filter udara dapat dikatakan cukup mudah. Kemudian, mekanik juga akan membersihkan filter udara dengan kompresor angin jika kotoran sudah banyak menggumpal.

    Namun, jika ditemukan kondisi filter udara sudah tidak layak pakai maka direkomendasikan untuk mengganti filter udara dengan yang baru. Kemungkinan yang terjadi adalah apabila filter udara sudah memiliki kerak debu dan kotoran yang sulit dibersihkan walaupun filter udara sudah di semprot dengan kompresor angin.

  3. Busi Mobil

    Proses pembakaran pada mesin mobil membuat celah busi mobil mendapat tekanan kompresi yang dapat membuat celah busi mobil menjadi berubah dari posisi awal. Saat melakukan tune up, mekanik biasanya juga akan melakukan pengaturan ulang celah busi mobil dan juga membersihkan busi mobil dari kerak-kerak karbon. Hal ini dilakukan agar proses ignisi dan pembakaran menjadi lebih efisien.

  4. Rem Mobil

    Saat melakukan tune up, yang tidak kalah penting adalah pengecekkan dan pembersihan rem mobil. Mekanik akan melakukan pengecekkan komponen rem, dan pembersihan pada rem tromol. Terlebih dari itu, pembersihan dan pengecekkan pada kampas rem dan disc brake juga akan dilakukan. Terakhir, mekanik akan melakukan penyetelan ulang rem tangan agar performa rem menjadi lebih baik.

  5. V Belt

    Mekanik biasanya juga akan melakukan pengecekkan pada V Belt mobil. Jika mekanik melihat bahwa V Belt sudah aga k kendor, biasanya akan dilakukan penyetalan ulang atau tensioner ulir. Sementara itu, pada mesin dengan tensioner pegas, jika V Belt kendor, maka komponen sudah harus diganti dengan V Belt yang baru.

  6. Aki Mobil

    Terlebih dari itu, pengecekkan aki mobil juga sudah menjadi bagian dari layanan tune up mobil. Mekanik yang biasanya mengerjakan tune up akan mengecek tegangan aki mobil. Idealnya, tegangan output aki mobil harus berada pada angka 12V saat mesin dalam kondisi mati dan maksimal 14V saat mesin sudah dinyalakan. Kapasitas arus dari aki mobil juga akan dicek dengan menggunakan battery tester.

    Apabila mekanik menemukan kondisi aki sudah tidak layak, misalnya aki sudah soak, maka ada baiknya aki diganti dengan aki yang baru. Anda bisa mencari aki mobil yang termurah di BengkelBro Disini kami juga menyediakan produk-produk aki mobil yang murah, dan dapat dipasang di toko aki mobil terdekat pilihan anda. Atau, anda juga bisa mengganti sendiri aki mobilnya setelah melakukan pembelian aki mobil.

  7. Cairan Mobil

    Yang terakhir, saat melakukan tune up mobil mekanik juga akan melakukan pengecekkan cairan mobil. Cairan mobil termasuk: Oli mesin, Oli transmisi, Minyak Rem, Oli Power steering, dan Oli garden. Pengecekkan dasar seperti mengecek apabila volume cairan masih cukup dan memadai. Kemudian, kondisi oli juga akan dicek apabila masih layak pakai. Jika sudah waktunya ganti oli, biasanya mekanik akan merekomendasikan agar oli mobil juga diganti.